Arsip untuk Januari 2008

Pengecut

Januari 30, 2008

aduuh pusing deeh udah dua malem ini ( tiap jam 20.00) hapeku bernyanyi, tak lihat (no disembunyikan), tak angkat gak ada suara langsung dan dimatiin.

Please deeh jangan iseng, please deh jangan jadi pengecuuut, siapa sihhh dirimu ?

ganti headernya dong

Januari 25, 2008

beberapa teman yang sering mengunjungi blogku kemarin sore sms : “ganti headernya dong dab, christmasnya udah lewat tuh

He eh tak gantine,  ojok males males laah.

PENGUMUMAN :Poro lur dulur HEADER E wis tak ganti,  kae aku gek momong ( he…he…he)

Naik taksi dengan argo “kuda terbang”

Januari 20, 2008

pulang dari mengikuti acara keluarga pada tanggal 10 Januari kemarin maunya naik taksi saja, sudah capek ikut acara dari pagi dan juga kasihan kepada kedua anakku.

dari kelapa gading ku stop taksi warna hijau orange dengan no pol B 2817 PX. Dari gelagat pertama naik sepertinya kok bang sopir ini punya niat gak baik,…saat tanya kemana tujuanku diberinya aku alternatif jalan yang lancar, tapi jauh jaraknya ( kayak saya baru di Jakarta kemarin sore aja mau ditipu) lalu argonya yang berjalan kayak…..kuda terbang ( asem tenan ki, nggolek perkoro ki wong)

Akhirnya saking jengkelnya, saat melintas di depan Arion Mall ( Rawamangun ) taksi saya suruh berhenti ” dah minggir, saya turun sini saja”. Kutengok argonya….. salahkah mata saya melihat angka 60 ribu rupiah lebih ? ( anda bayangkan: dari kelapa gading ke Arion dicharge segituuu dengan label tarif lama dan keadaan jalan lancar car, biasanya dengan charge segitu saya sudah sampe rumah ( Cijantung).

Gak mau ribut – ribut ( tak sabar – sabarke ) tak kasih uangnya sabil nggreneng : sisan nggo layat yo mas (mugo -mugo sampean ngerti boso jowo batinku )

Mangkel and sebeel banget……..

kalo sempet baca juga yang ini

Kenangan Desember 2007

Januari 9, 2008

Biarlah bulan dan tahun dah berganti,….nostalgia boleeeh doong.

Desember 2007 kemarin menjadi “momen” penting bagi kedua anakku, itulah saat pertamakalinya mereka “pulang kampung” ke ndeso bapakke di Jogja .

Tgl 19/12 hari terakhir aku masuk kantor, nglayap cari tiket dah kesorean…..so harus bersabar menunggu hari berganti. Esoknya bersama mantan pacar ( eh ibune bocah -bocah dung...) coba keliling cari tiket…….wah peeeenuuuueeeh kabeh, akhirnya dapet tiket bis jurusan Klaten…..gak papa kan lewat Jogja juga ( batinku menghibur diri )

Bis berangkat pkl 15.30, lewat jalur selatan, sepanjang jalan berkali kali kutanyakan kepada junior dan gadiskecilku : seneng nggak mau ke rumah Embah ?…Bastian + Owien : Seneng pa!, seneng Ma !……….Puji Tuhan sepanjang perjalanan junior dan gadis kecilku tidak rewel ( artinya saatnya tidur juga bisa tidur dengan nyenyak, meskipun harus ngruntel di jok bis)

Sampai Jogja jam 05.15, turun dari bis nyari kendaraaan untuk sampe rumah………..dan jam 06.05 nyampe halaman rumah, “bapak dan simbokku” kaget bercampur gembira melihat kedatanganku bersama keluargaku ( btw aku gak memberitahu sebelumnya ttg kepulanganku ini, biar jadi serprais maksude). Seharian kedua anakku bermain sama mbahnya.

O My Little Village of Boro

Misa malam Natal di Gereja Santa Theresia Lissieux Boro dilaksanakan 2 kali, pertama pkl 18.00 dan kedua pkl 20.00. Kami putuskan untuk berangkat yang jam 20.00 dengan alasan, andaikata anak – anak mau ikut, sorenya kan bisa bobo dulu.

Jadwal misa ternyata berubah, misa kedua yang sedianya jam 20.00, baru dimulai ketika jarum jam menunjukkan pkl 20.45

Hujan cukup lebat mengguyur bumi saat kami merayakan malam natal di “little village”.

Aku ingin malam natal seperti ini menjadi kenangan tak terlupakan bagi anak – anakku, sama seperti saat aku merayakannya beberapa puluh tahun yang lalu, saat aku masih kanak – kanak. Joy to the world, joy in our heart…..