Kembali ke ” sang Kancil “

Entah sudah berapa malam aku tidak mendongengkan cerita untuk pengantar tidur Junior dan gadis kecilku. Pasalnya beberapa hari belakangan ini mereka lebih suka diputerin lagu – lagu lembut maupun musik instrumentalia (paling sering kuputer albumnya Enya, The Memory of Trees dan Saat teduhnya Gloria Trio) sebagai pengantar tidur mereka. Makanya tadi malam saat mereka meminta aku mendongengkan “ sang kancil” lagi, aku merasa sedikit kebingungan mencari bahan cerita “sang kancil “ tersebut. Kancil dan harimau sudah pernah……kalau aku nekat mengulanginya tentu mereka akan protes :” papa, itukan sudah pernah diceritakan”. Kancil dan buaaya sudah pernah juga, Kancil mencuri ketimun…..pertamakali kuceritakan dan sangat membekas dihati mereka……Kancil dan sarang tawon juga sudah., Kancil dan siput….sudah, Kancil dan kura- kura…..sudah juga,………..aduuuh apa ya yang belum ?

Wait…..wait…..wait akhirnya dapat juga bahan cerita, kebetulan beberapa hari lalu aku baca cerita disebuah media, judul ceritanya : Kancil Mencuri Laptop ( iiih ngarang abisss, yo ben wae namanya juga ndongeng he…he…he). Alur ceritanya di set hampir mirip Kancil mencuri ketimun…………….bermula dari rengekan anak sang kancil yang gaul habis minta dibeliin laptop sama henpon ( aduuh ini anak pasti mainnya sama anaknya para pejabat yang dapat jatah laptop itu…..he..he…he makanya jadi kepingin) dan membuat sang kancil semakin pusing karena anaknya minta sambil menangis tiada henti ( ngulang- ngulung bahasa perancisnya !). Lalu digambarkan kancil bertemu dengan ayam peliharaan sang petani yang kini tinggal di perumahan elit “ Tani Wis Sugih Estate”. Terjadi dialog antara kancil dan ayam, intinya ayam menyarankan mencuri saja laptop punyaknya anak petani, karena mereka punya tiga buah ( anakke telu duwe laptop mesthi telu). Lalu….memang yang terjadi kancil mencuri laptop anak petani, sekaligus henpon petani yang tertinggal di meja saat mereka pergi menengok perkebunan di luar kota.

So….anak kancil sudah ketawa – ketiwi karena punya laptop, asyik buat nge game, tinggallah anak petani yang ribut kehilangan laptop, petani juga lemes kehilangan henpon

Singkat cerita lalu petani minta bantuan sang kera untuk melacak keberadaan laptop dan henponnya. Berkat kecerdikan kera, maka tertangkaplah pencuri laptop dan henponnya yaitu si kancil. Lalu si kancil dihukum untuk membersihkan perkebunan sang petani.

Demikian ceritane seko ndeso !

Pesan moral yang kusampaikan pada anak – anakku : hendaknya kalian selalu bisa mensyukuri dengan berkat yang telah kalian dapatkan, jangan pernah menginginkan segala hal yang bukan kepunyaanmu.

Iklan
Explore posts in the same categories: daily activity

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: